Dewan Dukung Penanganan Kelangkaan Migor, Madri Pani: Segera Undang Diskoperindag Duduk Bersama Mahasiswa
suasana Dewan Diskusi bersama HMI
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Madri Pani mendukung harapan mahasiswa agar Pemkab harus lebih serius dalam melayani masyarakat.
Dirinya selaku wakil rakyat merasa tidak enak dengan mahasiswa
sampai menyuarakan aspirasinya, dan setuju kenapa tidak diselesaikan secepat
mungkin dengan adanya kelangkaan minyak goreng ini.
"Besok kita akan mengundang kembali
Diskoperindag dan mahasiswa dalam rapat nanti kita akan ikut sertakan dan bisa
menyampaikan secara lansun,"jelas Madri Pani saat diwawancarai seusai
menggelar pertemuan dengan HMI.
Terkait mahasiwa yang meminta pengawasan dari
bongkar muat kontener sampai pelabuhan dan agen agen agar mengerahui berapa
stok yang datang dan berapa sisanya minta untuk di perjelas.
“Kami harapkan bisa dibahas saat duduk
bersama dengan Pemkab Berau," tambahnya seraya menyampaikan suara
mahasiswa terkait adanya penumpukan penumpukan minyak goreng di masyarakat
sehingga itu yang di sayangkan oleh mahasiswa Berau pada saat bersuara di ruang
rapat kantor DPRD.
"Harusnya sudah di pikirkan skema
sekemanya itu seperti apa dan di jalan kan dengan baik, jangan sampai terjadi
kerumunan kerumunan seperti kemarin," ucapnya lagi.
Untuk diketahui Ferdi selaku Korlab Himpunan
Mahasiswa Islam (HMI), Menjelaskan ,memang soal Migor isu Nasional tapi
alangkah baiknya pemerintah Kabupaten Berau ada penanganan dari awal.
"Diskoperindag berkata awal mulanya
kelangkaan ini dari bulan januari harusnya penanganan itu sudah di lakukan dari
kemarin kemarin, pada intinya penanganan awal itu harusnya di terapkan dari
awal," tegasnya.
Mahasiswa juga mengusul kan untuk pengunduran
atau mutasi kepada Kepala Dinas Disprindakop dengan alasan telah membuat
kerumunan Masyarakat yang ada di
Kabupaten Berau. (Sep)